MAKASSAR – Asosiasi Peneliti dan Publikasi Saintek Indonesia (APDPSI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya penelitian nasional melalui program kolaborasi riset lintas universitas dan lembaga penelitian. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan dunia akademik akan kerja sama riset yang lebih luas, inklusif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut pengurus APDPSI, kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga penelitian sangat penting agar hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang bisa diimplementasikan dalam pembangunan bangsa.
“APDPSI ingin menjadi jembatan penghubung antara universitas, lembaga riset, hingga sektor industri agar penelitian yang dilakukan memiliki nilai tambah dan manfaat langsung,” ujar salah satu inisiator APDPSI.
Program kolaborasi ini akan difokuskan pada:
-
Pertukaran peneliti dan dosen antaruniversitas.
-
Riset bersama lintas disiplin ilmu.
-
Publikasi hasil riset kolaboratif di jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
-
Kerja sama dengan industri untuk hilirisasi hasil penelitian.
Dengan adanya APDPSI, diharapkan terbangun ekosistem riset yang lebih terbuka, kolaboratif, dan produktif. “Penelitian yang dilakukan secara bersama-sama akan mempercepat lahirnya solusi atas tantangan bangsa, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, energi, hingga teknologi digital,” tambahnya.
Kolaborasi riset ini dijadwalkan mulai dijalankan dalam waktu dekat, dengan menggandeng sejumlah universitas dan lembaga penelitian di berbagai daerah di Indonesia.



